Tanaman telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman polong multiguna karena selain untuk hiasan tanaman ini mengandung senyawa bioaktif yang berguna untuk pengobatan, termasuk dalam famili Fabaceae. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) mengandung senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan salah satunya sebagai antioksidan yang berfungsi sebagai menangkal radikal bebas, selain itu bunga telang juga mengandung antosianin yang berperan dalam pemeliharaan jaringan mata, anti diabetes, anti inflamasi, menjaga sistem imun, dan mencegah agregasi trombosit. Flavonoid hampir terdapat pada semua bagian tumbuhan termasuk buah, akar, daun, dan kulit luar batang. Flavonoid merupakan senyawa alam yang berpotensi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas yang berperan pada timbulnya penyakit degeneratif melalui mekanisme perusakan sistem imunitas tubuh, oksidasi lipid dan protein. Manfaat flavonoid antara lain sebagai penolak alergi, mengusir virus dalam tubuh, menghi...
bagaimana penargetan dari obat golongan nsaid ketika obat di metabolisme didalam tubuuh?
ReplyDeleteEnzim siklooksigenase (COX) adalah suatu enzim yang mengkatalisis sintesis prostaglandin dari asam arakidonat. Prostagladin memediasi sejumlah besar proses di tubuh termasuk inflamasi, nyeri, sekresi pelindung lapisan lambung, mempertahankan perfusi renal, dan agregasi platelet. Sampai saat ini telah dikenal tiga isoenzim siklooksigenase (COX) yaitu COX-1, COX-2 dan COX-3. COX-3 sendiri merupakan isoenzim yang baru-baru ini ditemukan dan merupakan varian dan turunan dari COX-1 yang telah dikenal sebelumnya. OAINS memblok aksi dari enzim COX yang menurunkan produksi mediator prostaglandin. Hal ini menghasilkan kedua efek, baik yang positif (analgesia, antiinflamasi) maupun yang negatif (ulkus lambung, penurunan perfusi renal dan perdarahan). Aktifitas COX dihubungkan dengan dua isoenzim, yang memang sudah ada pada beberapa jaringan dan diekspresikan sebagai COX-1, dan yang diinduksi oleh proses inflamasi, yaitu COX-2. Siklooksigenase 3 (COX-3) dapat menjelaskan mekanisme kerja dari beberapa analgetik antipiretik AINS yang memiliki efektifitas kerja lemah dalam menginhibisi COX-1 dan COX-2 tetapi dapat dengan mudah melakukan penetrasi ke otak. Beberapa jenis obat yang dikenal memiliki efek inhibisi terhadap COX-3 antara lain asetaminofen.
Delete